Sebuah Blog A. Hamid Halim yang mengisarkan pengembaraan di dunia yang penuh dengan tragedi. Lalu dengan rasa penuh tulus dan ikhlas ingin berkongsi cebis-cebis pengalaman dengan rakan-rakan sekalian.
Monday, September 21, 2009
Saturday, August 15, 2009
Saturday, July 18, 2009
Original atau palsu

Tertarik dengan pandangan yang tidak terduga ketika mengelamun di dalam kereta. Melihat ke arah cermin setelah penat memerhati pemandangan sekitar. Sekilas pandang seperti benar-benar kita memandang pohon yang sebenar. Tetapi kita cuma menatap sebuah cermin yang mana kita tidak akan sesekali dapat merasai pohon tersebut. Kita cuma dpt mengusap permukaan cermin tersebut biarpun objek yg dilihat begitu indah.
Apa yang boleh kita perkatakan, kadang-kadang kita tertipu dengan kepalsuan yang kita sendiri tak menyedarinya. Kadang-kadang kita sengaja mencari kepalsuan untuk kepuasan diri kita. Banyak faktor yang boleh di perkatakan bagi mendapat sesuatu yang original atau yang palsu. Faktor kewangan mungkin menjadi faktor utama dalam pemilihan barangan. Ada juga sahabat kita ingin menggunakannya sekali sahaja. Ini memungkinkan dia memilih yang palsu. Bagi yang kerjanya menipu sudah tentu dia akan cuba sedaya upaya mengiklankan yang palsu hinggakan yang palsu kelihatan seperti original. Apa pun sudah semestinya yang original itu lebih baik dari segala segi.
Wednesday, July 15, 2009
Bingung Dalam Suram
Bingung Dalam Suram
Rasa kita tidak bisa
menterjemahkan laman laman beracun
tanpa ada rasa
tanpa ada halangan
tanpa ada kekhuatiran
apatah lagi jika ketika itu
kita keseorangan dalam kebingungan.
Ketika malam mencapai suram
tika bulan tersenyum kepada kita
kita masih buntu
kita masih keliru
kita masih pusing
kaku dalam salju kelam
beku saraf saraf otak untuk berfikir.
Patutkah kita biarkan
sebuah cinta terbang melayang
tanpa dapat kita jinakkan
tanpa dapat kita belaikan
tanpa dapat kita rasakan
kenikmatan kebahagiaan.
Dalam suram itu juga
dibalik satu rimba
rimba yang tidak pernah kita lihat
tidak pernah kita jejak
tidak pernah kita harung
sesungguhnya ada satu jalan ke sana
yang tidak kita nampak
terbentang di balik satu roh
terbentang di satu ruang kepercayaan.
Rasa kita tidak bisa
menterjemahkan laman laman beracun
tanpa ada rasa
tanpa ada halangan
tanpa ada kekhuatiran
apatah lagi jika ketika itu
kita keseorangan dalam kebingungan.
Ketika malam mencapai suram
tika bulan tersenyum kepada kita
kita masih buntu
kita masih keliru
kita masih pusing
kaku dalam salju kelam
beku saraf saraf otak untuk berfikir.
Patutkah kita biarkan
sebuah cinta terbang melayang
tanpa dapat kita jinakkan
tanpa dapat kita belaikan
tanpa dapat kita rasakan
kenikmatan kebahagiaan.
Dalam suram itu juga
dibalik satu rimba
rimba yang tidak pernah kita lihat
tidak pernah kita jejak
tidak pernah kita harung
sesungguhnya ada satu jalan ke sana
yang tidak kita nampak
terbentang di balik satu roh
terbentang di satu ruang kepercayaan.
Wednesday, June 24, 2009
Subscribe to:
Posts (Atom)
Hamid Picture
About Me
- A. Hamid Halim
- Dalam suram malam. Menagih satu janji. Menadah... Mengharap...


